Margarito Sebut Lidah Gubernur Abdul Gani Kasuba Berbau Ustadz, Bukan Politisi

detak timur | 19:40 |

    Pakar Hukum Tata Negera, Margarito Kamis

TERNATE-Pakar hukum tata negara Margarito Kamis menegaskan, gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba harus memastikan bawah lidahnya masih berbau ustadz, bukan politisi. Tindakan memindahkan beberapa PNS yang memprotes Direktur RSUD Chasan Boesoeiri harus dikoreksi sebagai atasan pemegang kekuasaan administratif.
“Saya berharap gubernur jangan menari diatas kerumitan masalah ini. Pastikan kepada kita semua bahwa lidah gubernur itu masih berbau ustads bukan politisi,” tegas Margarito, Jumat (30/12). Margarito meminta permasalahan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesorie Ternate segera diselesaikan gubernur.
Dikatakan, persoalan yang terjadi di rumah sakit milik Pemprov Maluku Utara itu tak kunjung selasai, malah menambah persoalan ketika paramedis menjadi korban tunggakan pembayaran tunjangan selama enam bulan melakukan aksi protes. “Kalau dipindahkan tugaskan atasan mereka,” katanya.
Margarito menyarankan korban tenaga medis mengamabil langkah hukum karena penegak hukum siap mengusut tuntas masalah RSUD. Sebab ia melihat pernyataan menejmen RSUD sangat beralasan bagi kepolisian untuk mengusutnya.
Selain itu, pemimpin rumah sakit itu seharusnya dirombak total, karena banyak jabatan yang diduduki sekian lama namun berkerja tidak beres. Ia menyebut. ada menejemen atau kempimpinan dalam rumah sakit yang salah megelola, maka cara mengurusinya harus merombak segala hal dalam rumah sakit itu.
“Katakanlah peralatan kesehatan di rumah sakit serta potongan-potongan BPJS dan macama-macama itu juga harus diusut. Apakah sudah diserahkan ke pemerintah daerah. Kalaupun diserahkan dan sterusnya, kapan dibaliknya dan sterusnya itu harus diurus,” papar Margarito
Margarito berjanji akan bersama Polda Maluku Utara mengawal korban tenaga medis, apabila benar dilaporkan ke polisi. Sebaliknya, kalapun sudah dilaporkan, ia meminta Kopolda memberi kepastian secepatnya mengsut masalah tersebut. Sekaligus meminta Pemprov membatalkan semua tindakan admnistrasi yang dilakukan menjemen rumah sakit. Sebab prilaku seperti itu tidak baik.

“Jadi langkah hukum yang ditempuh korban para tenaga medis ini silakan tempuh jalur pindah. Saya berharap gubernur jangan sekali-kali menari di atas kerumitan ini. Pastikan kepada kita  semua bahwa lidahnya itu masih berbau ustadz bukan politisi,” tandasnya. (san)

Category:

About GalleryBloggerTemplates.com:
GalleryBloggerTemplates.com is Free Blogger Templates Gallery. We provide Blogger templates for free. You can find about tutorials, blogger hacks, SEO optimization, tips and tricks here!