Inilah Korban Letupan Petasan Tahun Baru di Halmahera Selatan

detak timur | 19:09 |

Korban letupan petasan di Halsel
TERNATE-Menyambut pergantian tahun dilakukan dengan banyak cara. Di Kota Ternate, masyarakat memadati pantai Falajawa, kelurahan Muhajirin, taman Nukila, pantai Manggadua dan landmark Kota Ternate. Mereka duduk sambil berbelanja makan ringan menunggu pergantian pergantian pukul 00:00 WIT.
Menjelang pukul 00:00 WIT, sebagian masyarakat terlebih dahulu membuyikan teropet dan petasan serta kembang api. Pertanda tahun 2016 selesai dan memasuki tahun 2017. Kondisi ini tak berbeda dengan di kabupaten Halmahera Selatan. Bakar petasan dan kembang ikut api menyelimut malam pergantian tahun. 
Di Labuha, Halmahera Selatan, euforia menyambyut tahun dengan petasan hingga makan korban, hingga dilarikan ke rumah sakit. Sesuai informasi, anak bos toko Jaya Niaga, Budi dan anak pemilik Eka Ria cafe jadi korban letupan petasan seorang pemuda Tanah Abang desa Labuha, Dedi (32).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00:35 WIT, dua korban kakak beradik ini terkena letupan petasan. Badi Ismail, saksi mata mengatakan, akibat terkena letupan petasan, Dedi (32) mengalami luka di kaki dan pinggang, bahu kiri dan telinga kiri nyaris putus.
Sedangkan adiknya, Defi (34) mengalami luka serpihan dobagian mata sampai kaki serta pinggang belakang. Begitu pula Sofyan (18), pemuda Tanah Abang Labuha  mengalami luka di mata kiri. Rusli Hakim (23) mengalami luka robek di kaki, Bahrudin Ode Iba atau sering disapa om Boy penduduk Pasar Lama  Desa Amasing Kota  (66) mengalami luka dibagian dada kiri, kening kiri dan kaki kanan serta Ridwan Arif, warga  desa Amasing Kota dan Kamal Tala ikut korban.
Budi, korban luka mengaku petasan itu dibeli dari Manado persiapan digunakan perayaan pergantian tahun. Namun ia mengaku tak mengetahui jenis petesan yang dibeli sehingga berakhir trgais seperti itu. "Ppetesan itu saya beli dari manado, jenis petesan saya tidak tahu  apa itu merek happynes saya juga tidak tahu, " katanya, Minggu 1 Januari 2017.
Kapolres Halmahera Selatan AKBP.  Z. Agus Binarto mengatakan, pada Sabtu malam saat memasuki 1 Januari 2017, warga menyalakan kembang api berjenis happynes merek Sun 1000 Shoot di depan Cafe Eka Ria. Kembang api itu dibakar Dedi mengakibatkan 11 orang menjadi korban.
Dijelaskan, saat dos pertama dan kedua dibakar masih berjalan lancar. Giliran dos ketiga, tiba-tiba luncuran petasan terhenti sekitar 20 detik baru meledak dengan daya ledakan tinggi. Akibtanya 11 orang korban, 6 mengalami luka serius dan 5 luka ringan.  Tak hanya korban manusia, 5 bangunan  mengalami kerusakan termasuk tokoh banguan milik Budi.
Bagian teras toko kata Kapolres  mengalami kerusaka, begitu pula bagian teras dan pintuk Cafe Eka Ria mengalami kerusakan, termasuk jendela rumah dinas Kepala BPD mengalami kerusakan.  “Untung rumah dinas tidak ada penghuni,” ujar Kapolres. (san)

Category:

About GalleryBloggerTemplates.com:
GalleryBloggerTemplates.com is Free Blogger Templates Gallery. We provide Blogger templates for free. You can find about tutorials, blogger hacks, SEO optimization, tips and tricks here!