Penegakan Hukum Pilkada Tidak Solid

detak timur | 18:46 |

Prof. DR. Husen Alting, Rektor Unkhair Ternate
TERNATE-Rektor Universitas Khairun Ternate (Unkhair), Prof Husen Alting menilai, penegakan hukum Pilkada harus ditegakan sesuai ketentuan. Hal ini selain menimbulkan aspek jera, juga dapat memanilisir pelanggaran selama pelaksanaan tahapan Pilkada.
Rektor menilai selama ini pihak yang terlibat penegakan hukum baik Pemilu maupun Pilkada masih bermain dengan mekanisme, terutama batasan waktu. Biasanya waktu sengaja dimainkan agar kasus kadaluarsa. “Ini sering terjadi ketika Bawaslu atau Panwaslih melanjutkan proses ke pihak penyidik,” kata Husen Alting saat mengahdiri kegiatan Bawaslu Malut di RRI Ternate, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, sebaik apapun sengketa pemilu tidak dapat dihindari, karena selama ini apabila ada pelanggaran pemilu penegakkan hukumnya tidak terlalu solid, sehingga pencari keadilan tidak mendapatkian keadilan sepenuhnya. "Terlalu banyak institusi, makanya penegakkan hukum dalam pemilu terlalu rumit dan sulit," paparnya.
Husen berharap, dengan pola penanganan penegakan hukum yang terbaru diberikan kepada Sentra Gakkumdu dapat menjawab problem lemah dan berbelitnya penegakan hukum di Pemilu atau Pilkada. Saat ini dalam penegakan hukum, Sentra Gakkumdu yang merupakan kesepakatan bersama tiga lembaga, Bawaslu, Kepolisian dan kejaksaan sejak awal sudah terlibat dalam sebuah proses kasus hukum. (jun)

Category:

About GalleryBloggerTemplates.com:
GalleryBloggerTemplates.com is Free Blogger Templates Gallery. We provide Blogger templates for free. You can find about tutorials, blogger hacks, SEO optimization, tips and tricks here!